Suara Kedaulatan News

Berita Utama

Meranti

Bengkalis

Ad Placement

Dumai

Rokan Hilir

Jumat, 28 November 2025

Bupati Kepulauan Meranti Gaungkan Aksi Nyata Pemenuhan Hak Disabilitas di Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025.

Bupati Kepulauan Meranti Gaungkan Aksi Nyata Pemenuhan Hak Disabilitas di Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025






Suara Kedaulatan News. 
KEPULAUAN MERANTI Rabu-26-11-2025. 

Komitmen terhadap inklusivitas dan perlindungan hak penyandang disabilitas kembali ditegaskan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar. Ia secara resmi membuka peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Pentas Seni Tahun 2025 yang digelar di SLB Negeri Selatpanjang, Rabu (26/11/2025).


Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penyandang disabilitas, khususnya para peserta didik SLB Negeri Selatpanjang. Menurutnya, peringatan Hari Disabilitas Internasional harus dimaknai sebagai momentum penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.


“Selamat Hari Disabilitas Internasional kepada seluruh penyandang disabilitas, terkhusus anak-anak kami di keluarga besar SLB Negeri Selatpanjang,” ujar Asmar.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak.


“Kita semua, termasuk pemerintah daerah, harus menjadi bagian penting dalam upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas,” tegasnya.


Lebih lanjut, Asmar menekankan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus menjadi ruang refleksi dan aksi nyata.


“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua, kontribusi apa yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta perlindungan demi kemajuan anak-anak penyandang disabilitas,” ungkapnya.


Sebelum meninjau bazar dan pameran karya siswa, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik SLB Negeri Selatpanjang atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia menilai peran guru sangat strategis dalam membantu pemerintah daerah menciptakan ruang tumbuh dan berkembang yang layak bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kepulauan Meranti.


“Alhamdulillah, hari ini kami merasa sangat bangga. Anak-anak kita di SLB Negeri Selatpanjang, meskipun memiliki keterbatasan, mampu beraktivitas, berkarya, serta menjalani kehidupan yang lebih sehat, ceria, dan berkualitas,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pentas seni, bazar, dan pameran hasil karya siswa, yang menjadi bukti nyata bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila mendapat dukungan dan kesempatan yang setara. 
(Diskominfo meranti) 

facebook sharing button
twitter sharing button
pinterest sharing button
whatsapp sharing button
sharethis sharing button
Related Posts

Hari Guru Nasional 2025, Bupati Meranti Tegaskan Peran Guru Hebat sebagai Pilar Indonesia Kuat.

Hari Guru Nasional 2025, Bupati Meranti Tegaskan Peran Guru Hebat sebagai Pilar Indonesia Kuat





Suara Kedaulatan News. 
KEPULAUAN MERANTI,    - 
Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (27/11/2025). Peringatan HGN tahun ini mengusung tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti. Dalam pidato itu, pemerintah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru ASN, guru honorer, kepala sekolah, tenaga kependidikan, serta peserta didik di seluruh Indonesia yang menjadi harapan dan calon pemimpin bangsa di masa depan.


“Hari Guru Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran dan tugas mulia guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter generasi muda, serta menjaga masa depan Indonesia,” ujar Bupati 


Asmar saat membacakan pidato menteri.
Tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ditegaskan sebagai representasi nyata bahwa kekuatan dan kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidiknya. Guru yang hebat, lanjutnya, adalah guru yang mengajar dengan hati, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.


“Guru dituntut untuk terus berinovasi, menciptakan ruang belajar yang inspiratif, inklusif, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi, demi melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” ucapnya.


Dalam pidato tersebut juga disampaikan kebijakan strategis pemerintah pusat melalui sentralisasi tata kelola guru dan tenaga kependidikan. Kebijakan ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan klasik di dunia pendidikan, mulai dari ketimpangan distribusi guru, ketidakpastian status guru honorer, hingga keterlambatan pembayaran tunjangan.


“Pemerintah berkomitmen menghapus hambatan struktural agar para guru dapat lebih fokus menjalankan tugas utamanya, yakni mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa,” jelasnya.


Usai upacara, Bupati Asmar bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan tujuh penghargaan kepada guru berprestasi dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat Provinsi Riau. 


Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala sekolah atas capaian penyerahan kurikulum satuan pendidikan tercepat ke Dinas Pendidikan.


Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kepulauan Meranti ini menjadi wujud komitmen dan apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi Indonesia yang cerdas. 
(Diskominfo meranti) 
twitter sharing button
pinterest sharing button
whatsapp sharing button
sharethis sharing button

Bupati Asmar Dampingi Kunker Kapolda Riau di Kepulauan Meranti.


Suara Kedaulatan News

MERANTI – selasa-18-11-2025. 

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama unsur Forkopimda Kepulauan Meranti mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, di Kepulauan Meranti, Selasa (18/11/2025).

Adapun agenda Kapolda Riau di Kepulauan Meranti yaitu, Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makanan Bergizi (MBG) Polres Kepulauan Meranti di Jl. Pembangunan II Kecamatan Tebingtinggi dan Penanaman Pohon di SMA N 3 Selatpanjang.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, beserta rombongan di Kepulauan Meranti.

“Kunjungan ini merupakan kebanggaan bagi kami beserta masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan kerja sama yang erat,” ucapnya.

Asmar mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti senantiasa  mendukung program kepolisian dalam mengayomi dan memberi perlindungan keamanan kepada masyarakat.

“Semoga apa yang sudah dilakukan selama ini dapat terus berlanjut, dan terjaga dengan baik serta melayani dengan sepenuh hati dengan Pemkab Kepulauan Meranti,” harap Bupati.

Lebih lanjut, Asmar menyampaikan bahwa Kehadiran program MBG tidak terlepas dari peran semua unsur yang telah bersinergi, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen mensukseskan dan melaksanakan arahan Presiden RI dalam rangka mendukung program pemberian MBG sebagai upaya dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, juga mengatakan, Polda Riau secara konsisten mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas, yang sesuai dengan standar kesehatan nasional.

“Aman dalam konteks ini berarti melindungi tuah menjaga marwah, yang kita lihat dari proses hulu ke hilir berjalan dengan aman sampai ke penerima manfaat. Sementara berkualitas berarti penyiapan bahan pangan menggunakan standar mutu yang baik, sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya bergizi namun juga layak dikonsumsi dan menjamin kesehatan bagi penerima manfaat,” terangnya.

Herry mengatakan secara filosofis memberi makan bergizi bukan sekedar memberi makan, akan tetapi bentuk investasi kemanusiaan untuk menuai generasi yang lebih sehat, cerdas, terutama generasi emas di 2045.

“Setiap sendok, potongan lauk dan sayuran segar yang disajikan di SPPG ini adalah benih harapan bagi anak-anak di Kepulauan Meranti untuk tumbuh menjadi pemimpin bangsa seperti Pak Kombes, Pak Bupati,” ujar Kapolda Riau.

Terkait green policing, Kapolda Riau mengatakan bahwa Kepolisian mempunyai program bernama Tabung Harmoni, dimana satu area yang disiapkan untuk penyemaian pohon-pohon dengan tujuan menjaga dan merawat hutan sebagai paru-paru bumi.

“Mari kita berkolaborasi, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait, untuk selalu menjaga dan merawat hutan. Menanam pohon adalah menanam harapan dan masa depan bagi kita semua,”

(Diskominfo meranti) 

 

 

 


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Disahkan APBD Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Bersa

Suara Kedaulatan News. 

MERANTI —Kamis- 27-11-2025

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang digelar di Balai Sidang DPRD, Kamis (27/11/2025) malam.

Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD, APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026 disepakati dengan total pendapatan daerah sebesar Rp1.120.725.470.211. Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp223.508.623.793 dan pendapatan transfer sebesar Rp897.216.846.418.

Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp1.162.419.751.455, yang mencakup belanja operasi Rp922.001.341.440, belanja modal Rp87.159.463.915, belanja tidak terduga Rp1.000.000.000, serta belanja transfer Rp152.258.946.100.

Dengan postur tersebut, APBD 2026 mengalami defisit sebesar Rp41.694.281.244 yang akan ditutup melalui pembiayaan daerah.

Rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar dan Wakil Bupati, Muzamil Baharudin, serta unsur Forkopimda, Sekda dan sejumlah pejabat lainnya.

Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan sambutan Bupati, mengatakan bahwa APBD 2026 merupakan hasil sinkronisasi antara rencana kerja pemerintah pusat dan daerah, yang tertuang dalam RKPD, KUA, dan PPAS.

APBD 2026, lanjutnya, disusun dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan daerah, kapasitas fiskal, efektivitas belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta sinkronisasi kebijakan nasional dan provinsi.

“Ranperda APBD 2026 yang telah disetujui bersama ini selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Riau untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ini akan menjadi dasar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2026,” ujarnya.

Pemerintah Daerah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD, Badan Anggaran, serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras sehingga pembahasan APBD dapat diselesaikan tepat waktu.

“Dengan disahkannya APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti optimistis pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih terarah, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” sebut Muzamil.

Sebelumnya, juru bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darsini, menyampaikan laporan hasil pembahasan sekaligus persetujuan terhadap Ranperda APBD 2026. Ia menegaskan bahwa APBD merupakan instrumen strategis dan kebutuhan mendasar bagi daerah, dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan yang sinergis dan bertanggung jawab.

“APBD harus disusun melalui perencanaan yang matang, terarah, proporsional, objektif, dan transparan, dengan tetap menjunjung asas keadilan. Tujuannya agar pembangunan berjalan optimal demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” “katanyakatanya

(Diskominfo meranti) 

 

Kamis, 27 November 2025

Pengurus Mabicab dan Kwarcab Pramuka Kepulauan Meranti Dikukuhkan


Suara Kedaulatan News. 
MERANTI - Rabu-26-11-2025. 


Kepengurusan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Meranti masa bhakti 2025-2030 dikukuhkan, Rabu (26/11/2025) malam, di Afifa Sport Center Selatpanjang. 

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menjabat sebagai Ketua Mabicab sedangkan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka dijabat oleh Hj. Ismiatun. 
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Riau, melalui Sekretaris Kwarda, Indra Irianto, menyampaikan apresiasi karena Kwarcab Kepulauan Meranti menjadi yang tercepat melaksanakan pelantikan dari seluruh kabupaten/kota yang menggelar Muscab tahun ini.

Dia berharap agar dukungan Mabicab kepada Kwarcab Meranti berjalan optimal sehingga pendidikan kepramukaan semakin bergelora dan berkualitas.
“Gerakan Pramuka menghadapi tantangan besar dalam membina mental dan karakter generasi muda. Karena itu, kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen Pramuka sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Ketua Kwarcab Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun, turut mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Kepulauan Meranti dan juga Kwarda Riau. 

“Pelantikan ini adalah awal babak baru. Kami bertekad menjadikan Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti lebih maju, dinamis, dan berperan nyata dalam pembentukan karakter generasi muda,” sebutnya.

Ismiatun menambahkan, dukungan Mabicab menjadi faktor penting dalam keberhasilan Gerakan Pramuka, mulai dari pembinaan moral hingga dukungan organisatoris dan pendanaan, terutama menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan. Kwarcab juga menempatkan tertib administrasi dan pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA) Nasional sebagai program prioritas utama.
"Selain itu, pembinaan satuan, peningkatan kualitas SKU dan SKK, serta pencapaian Pramuka Garuda akan menjadi target pengembangan Kwarcab ke depan," jelas Ismiatun yang juga Anggota DPRD Kepulauan Meranti itu. 

Sementara itu, Bupati Asmar menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, disiplin, dan berkarakter kuat.

“Gerakan Pramuka adalah solusi strategis dalam pembangunan karakter pemuda. Karena itu, organisasi dan sistem manajemen harus diperkuat agar kegiatan kepramukaan kembali bergairah di tingkat cabang,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dalam pembinaan kaum muda di tengah keterbatasan wilayah.

Ia mengingatkan bahwa sesuai Keputusan Kwartir Nasional Nomor 225 Tahun 2015, Majelis Pembimbing memiliki peran penting memberi bimbingan dan bantuan moral, organisatoris, materiil, dan finansial—peran yang, menurutnya, tidak boleh sekadar seremonial.

“Majelis Pembimbing harus menjadi teladan, motivator, dan penopang utama agar Kwarcab dapat bekerja optimal,” pesan Bupati.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka melalui penyediaan anggaran, sarana prasarana, serta sinergi program bakti Pramuka dengan pembangunan daerah, terutama mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.

Bupati juga menekankan pentingnya pendataan anggota melalui KTA Nasional yang terintegrasi dengan Pusdatin Kwartir Nasional sebagai langkah strategis masa depan Gerakan Pramuka Meranti.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Gerakan Pramuka di Kepulauan Meranti dalam melahirkan generasi muda yang mandiri, berakhlak, dan berkarakter kuat, sejalan dengan visi daerah: Kepulauan Meranti Unggul, Agamis, dan Sejahtera.

Kegiatan tersebut juga dihadiri dihadirkan  jajaran Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, selaku Wakil Ketua Mabicab, unsur Forkopimda, dan undangan serta para pengurus dan andalan Pramuka se-Kepulauan Meranti.
(Humas pemkab meranti) 

Jumat, 21 November 2025

Komisi III DPRD Meranti Kunjungi Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Fokus pada Penguatan Tata Kelola dan Layanan KJSU-KIA


PEKANBARU - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Selasa (21/10/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan mencari solusi terhadap sejumlah persoalan yang dihadapi sektor kesehatan di daerah, khususnya terkait optimalisasi tata kelola rumah sakit serta pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis.

Selain itu, kunjungan ini juga membahas pengembangan pelayanan unggulan untuk penyakit Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU dan KIA) pada fasilitas kesehatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti sekaligus Koordinator Komisi III, Ardiansyah, S.H., M.Si, bersama Ketua Komisi III, Cuncun, S.E., M.Si, dan diikuti oleh anggota Komisi III lainnya yakni Hj. Ismiatun, S.E., Rosihan Afrizal, S.H., Pazrul Amraini, S.Pd, Dr. H.M. Tofikurrohman, S.Pd., S.H., M.Si, Suzami, Darsini, S.M., Nina Surya Fitri, S.H., M.Kn, serta Elvira Nindia Fradista, S.H.

Melalui kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti berharap dapat memperoleh masukan strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah, terutama dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Adapun maksud dan tujuan kunjungan tersebut antara lain untuk mengidentifikasi peran Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam peningkatan pelayanan unggulan KJSU-KIA, mempelajari strategi dan kebijakan pengawasan yang diterapkan, serta berkonsultasi mengenai operasional puskesmas pratama, ketersediaan dokter spesialis, dan realisasi anggaran sektor kesehatan.

Dalam agenda yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru itu, rombongan Komisi III DPRD Kepulauan Meranti juga membahas upaya optimalisasi tata kelola rumah sakit serta solusi pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti. Mereka diterima langsung oleh sejumlah pejabat eselon di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pertanyaan terkait langkah dan kebijakan pemerintah provinsi dalam mengatasi kekurangan tenaga dokter spesialis di rumah sakit kabupaten.

Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjelaskan bahwa hingga saat ini provinsi masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis di sejumlah bidang, sehingga realisasi penempatan tenaga medis tersebut ke kabupaten/kota masih berjalan lambat.

Selain faktor ketersediaan tenaga, persoalan lain juga muncul dari keterbatasan sarana dan alat penunjang medis di rumah sakit daerah, termasuk di Kepulauan Meranti, yang membuat penempatan dokter spesialis menjadi kurang optimal.

“Masalah anggaran juga menjadi kendala utama. Keterbatasan pembiayaan menyebabkan distribusi tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, belum bisa merata di seluruh kabupaten, terutama di daerah kepulauan seperti Meranti,” ujar perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam pertemuan tersebut.

Komisi III DPRD Kepulauan Meranti berharap hasil kunjungan ini menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan daerah, terutama untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan mendorong pemerataan tenaga medis di wilayah terpencil dan perbatasan.

Dalam sesi lanjutan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mengajukan sejumlah pertanyaan strategis terkait peningkatan mutu pelayanan kesehatan, terutama pelayanan unggulan KJSU-KIA di fasilitas kesehatan daerah.

Anggota Komisi III menyoroti pentingnya langkah konkret agar program pelayanan unggulan tersebut dapat segera terealisasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjelaskan bahwa diperlukan pembekalan dan kerja sama lintas sektor untuk mendukung pengembangan layanan unggulan tersebut.

“Diperlukan pelatihan bagi tenaga kesehatan, pembekalan pemahaman yang mendalam mengenai konsep pelayanan unggulan, serta dukungan anggaran khusus untuk peningkatan kualitas layanan. Selain itu, sosialisasi bertahap juga sangat penting agar pemahaman terhadap program KJSU-KIA dapat merata di seluruh fasilitas kesehatan,” jelas pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Selanjutnya, anggota dewan juga mempertanyakan penyerapan anggaran dan komunikasi dua arah antara Dinas Kesehatan Provinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pihak dinas menjelaskan bahwa koordinasi selama ini berjalan baik, namun pelaksanaan program di daerah masih terkendala efisiensi anggaran nasional dan padatnya tanggung jawab Dinas Kesehatan Provinsi yang menaungi seluruh rumah sakit di Riau.

“Komunikasi tetap terjalin, hanya saja banyak program yang belum terealisasi maksimal karena keterbatasan anggaran dan prioritas kegiatan di tingkat provinsi,” ujar perwakilan dinas.

Komisi III DPRD Kepulauan Meranti juga menanyakan langkah percepatan operasional Puskesmas Pratama, yang hingga kini belum berjalan optimal.

Menjawab hal itu, Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa ada sejumlah syarat administratif dan teknis yang harus dipenuhi oleh pemerintah kabupaten sebelum puskesmas tersebut dapat beroperasi.

“Yang paling utama adalah pembentukan struktur organisasi Puskesmas Pratama. Itu merupakan syarat mutlak agar bisa beroperasi. Selain itu, minimal harus tersedia dokter spesialis di poli umum serta komitmen tenaga ASN maupun honorer yang fokus melayani masyarakat di puskesmas tersebut,” terangnya.

Anggota dewan juga mengangkat isu terkait kualitas pelayanan dan ketersediaan alat kesehatan di rumah sakit daerah yang dinilai masih kurang memadai.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Provinsi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pembekalan rutin bagi tenaga medis, disertai dengan pengawasan berkelanjutan terhadap pengelolaan rumah sakit.

“Untuk kebutuhan alat kesehatan, dinas kesehatan kabupaten harus terus berkoordinasi dengan mitra maupun dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau agar kebutuhan alat penunjang medis dapat terpenuhi sesuai prioritas,” tambah pihak dinas.

Komisi III DPRD Kepulauan Meranti menilai hasil kunjungan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan ke depan, agar pelayanan kesehatan di Meranti dapat meningkat, terutama dalam menghadirkan layanan unggulan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah perbatasan dan kepulauan.

Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau menghasilkan banyak wawasan dan praktik baik (best practices) yang dapat dijadikan rujukan dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah.

Kegiatan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain optimalisasi tata kelola rumah sakit, solusi pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, serta pengembangan pelayanan unggulan (KJSU-KIA pada fasilitas kesehatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan kapasitas tenaga kesehatan, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam merealisasikan program-program prioritas tahun 2026.

“Kami akan terus berupaya memperkuat koordinasi lintas sektor agar program kesehatan di Meranti dapat berjalan lebih optimal. Fokus kami adalah pada peningkatan SDM kesehatan, pelayanan unggulan, serta percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis,” ungkap perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Sementara itu, kunjungan Komisi III DPRD Meranti ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan penguatan fungsi pengawasan terhadap mutu layanan rumah sakit daerah.

Melalui dialog dan diskusi bersama pihak provinsi, para anggota dewan memperoleh berbagai informasi, pengalaman, dan praktik terbaik yang diharapkan dapat dijadikan acuan dalam fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran di bidang kesehatan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Cun Cun, S.E., M.Si, menyampaikan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan untuk mendorong kebijakan yang lebih efektif di tingkat daerah.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari dari pertemuan ini, terutama terkait model tata kelola rumah sakit yang efektif serta strategi pengembangan layanan unggulan kesehatan. Kami berharap hasil kunjungan ini bisa diimplementasikan dalam program-program daerah ke depan,” ujarnya.

Diharapkan hasil kunjungan ini tidak hanya menjadi bahan laporan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memperkuat tata kelola rumah sakit, menghadirkan dokter spesialis, dan mewujudkan pelayanan unggulan KJSU-KIA di Kabupaten Kepulauan Meranti.

(Adv-Humas Setwan)

DPRD dan Pemkab Kepulauan Meranti Resmi Sepakati dan Teken Kua-PPAS APBD 2026


MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Meranti di Balai Sidang DPRD, Jumat (21/11/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, SE, Wakil Ketua DPRD Ardiansyah, SH., M.Si, serta Wakil Ketua DPRD Anthony, SH., MH. Turut hadir anggota DPRD, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Sekda Meranti, pejabat eselon, camat, serta jajaran OPD.

MoU KUA-PPAS 2026 Ditandatangani

Rapat Paripurna diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026 sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD tahun berikutnya. Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 merupakan bagian penting dari siklus penganggaran daerah yang harus berpedoman pada regulasi nasional, yakni:

* UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
* PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
* Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026

Bupati menjelaskan bahwa APBD 2026 merupakan tindak lanjut dari RKPD 2026 yang disusun berdasarkan RPJMD, serta selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan provinsi.

Fokus APBD 2026: Ekonomi Kuat dan Layanan Publik Berkualitas

Bupati Asmar menyebut Tahun Anggaran 2026 sebagai momentum untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah, meningkatkan pelayanan publik, dan menekan kesenjangan sosial. Prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas menjadi landasan utama dalam penyusunan anggaran.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengacu pada asumsi dasar ekonomi makro nasional dalam APBN 2026 sebagai pijakan dalam penentuan arah kebijakan pembangunan daerah.

Apresiasi untuk DPRD Meranti

Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama selama proses pembahasan KUA-PPAS.

“Proses ini tentu tidak lepas dari dinamika dan perbedaan pandangan, namun semuanya merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan anggaran digunakan seefektif dan seefisien mungkin demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Instruksi Bupati Usai Penandatanganan

Usai penandatanganan MoU, Bupati menegaskan bahwa proses belum selesai. Ia langsung menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh OPD untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut.

“Seluruh OPD harus segera menyusun APBD sesuai pagu yang telah disepakati dan menyiapkannya untuk diajukan dalam Ranperda Nota Keuangan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026,” tegasnya.

Dengan penandatanganan MoU KUA-PPAS ini, Pemkab Meranti dan DPRD menegaskan komitmen bersama dalam membangun Meranti yang Unggul Agamis dan Sejahtera. 

(Adv-Humas Setwan)

Kamis, 18 September 2025

Bupati Rohil Sampaikan Ranperda RPJMD dan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2025


Rokan Hilir- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) gelar paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah (ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rohil 2025-2029 dan rancangan perpubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2025 di Bagansiapiapi, Kamis (18/9/2025) malam. 

Penyampaian ranperda tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rohil H Bistamam.

Pada penyampaiannya, Bupati H Bistamam mengaku optimis apa yang sudah dituangkan dalam dokumen RPJMD telah mengakomodir program prioritas yang dijabarkan secara teknoratik, dengan tujuan adanya sasaran yang jelas, terukur, dengan strategis mendukung arah kebijakan daerah mewujudkan masyarakat Rohil yang maju sejahtera.

"Tahapan penyusunan RPJMD 2025, telah melalui tahapan konsultasi dokumen rancangan awal (ranwal) ke gubri, dilanjutkan penyempurnaan ranwal dengan memperhatikan masukan dari pemangku kepentingan dalam musrenbang RPJMD, kami harapkan dapat diselesaikan," katanya. 

Pembahasan rancangan dan penetapan RPJMD tambahnya sesuai dengan ketentuan, dengan komunikasi yang intensif dengan DPRD Rohil. Hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan dengan baik. 

Dilanjutkan bupati, terkait rancangan perubahan untuk APBD Perubahan dapat dilakukan bila dalam perkembangannya tak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran (KUA), terjadi keadaan umum yang mengharuskan pergeseran antar unit kegiatan belanja, ditemui keadaan Silpa lebih pada tahun sebelumnya yang harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan, ada keadaan darurat maupun keadaan luar biasa. 

"Pada pelaksanaan APBD, pertengahan 2025 telah terjadi perubahan asumsi pada KUA diantaranya adanya instruksi presiden 1 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN/APBD, Keputusan Gubri KPTS/224/3/2025 tentang Perubahan Alokasi Bantuan Keuangan Pemprov kepada Pemkab/Kota Bersumber dari Anggaran Propinsi Riau. Selanjutnya adanya Silpa 2024. 

"Pada kesempatan ini saya sampaikan perubahan KUA PPAS 2025, dimana pendapatan daerah pada perda kabupaten Rohil tentang APBD ditetapkan Rp2,5 triliun lebih, sementara pendapatan daerah pada rancangan perubahan KUA PPAS 2025 diperkirakan sebesar Rp2,547 miliar lebih, bertambah Rp19 miliar," katanya.

Secara keseluruhan lanjutnya, belanja daerah pada APBD 2025 ditetapkan Rp2,619miliar, sementara belanja daerah pada rancangan perubahan KUA PPAS 2025 ditetapkan sebesar Rp2,562miliar atau berkurang Rp57miliar. 

"Demikianlah gambaran umum perubahan KUA PPAS, semoga dalam waktu tak berapa lama dapat ditandatangani nota kesepakatannya, kami mengajak seluruh jajaran pemkab dan DPRD memberikan yang terbaik untuk masyarakat Rohil," kata bupati.

Usai penyampaian tersebut dilanjutkan dengan penyerahan rancangan dari Bupati H Bistamam kepada Ketua DPRD Rohil Ilhammi STrKeb. ***


Editor : Chandra

Selasa, 09 September 2025

Dihari Ke 2 Suwandi Bersama Petugas Bersihkan Bundaran Ikan Sampai Ke Bagansiapiapi



Rokan Hilir  - Dinas lingkungan hidup Kabupaten Rokan Hilir di hari yang ke 2 ini kembali melakukan pembersihan dan penataan taman, adapun Lokasi kegiatan pembersihan dan penataan ini dimulai dari Bundaran ikan sampai mengarah ke Bagansiapiapi, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos saat dikonfirmasi, Senin (8/9/2025).

" Alhamdulillah di hari yang ke 2 ini kami bersama petugas kebersihan dan Taman kembali melaksanakan gotong royong untuk melakukan kegiatan pembersihan dan penataan taman, adapun Lokasi yang kami kerjakan yakni mulai dari bundaran ikan sampai mengarah ke Bagansiapiapi," Kata Suwandi.

Suwandi menjelaskan, bahwa Kegiatan pembersihan dan penataan taman ini dalam rangka untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, sehingga masyarakat yang datang dari luar daerah ke Bagansiapiapi bisa merasakan kenyamanan, karena lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif. 

" Jadi untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawat taman itu sangat penting agar masyarakat dari luar daerah merasakan kenyamanan, karena lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif untuk meningkatkan citra daerah, dan menarik minat wisatawan atau investor, yang pada akhirnya dapat berdampak baik bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Rokan Hilir," Ucap Suwandi.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi juga mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten Rokan Hilir untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena Dalam waktu beberapa bulan kedapan ada penilaian Adipura untuk kategori kota terbersih.

" Oleh Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten Rokan Hilir untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan disekitar, buanglah sampah pada tempatnya, karena kebersihan adalah tugas kita bersama, apa lagi dalam beberapa bulan kedepan ada penilaian Adipura, mudah mudahan Kabupaten Rokan Hilir kembali meraih Adipura untuk kota terbersih ” Ujarnya. 


Editor : Chandra

Minggu, 07 September 2025

Bupati Rohil dan Kadis LH Rohil Bersama Petugas Lakukan Goro dan Penanaman Pohon



Rokan Hilir  - Bupati Rohil H Bistamam didampingi kepala dinas lingkungan hidup Rohil Suwandi Ssos melakukan kegiatan gotong royong bersama dengan petugas kebersihan dan taman dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir. Gotong royong kali ini dipusatkan dari tugu gong sampai ke labuhan tangga besar, dengan menurunkan sebanyak 350 orang Petugas.

Kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Rokan Hilir Suwandi Ssos saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025), mengatakan bahwa kegiatan gotong royong bersama tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Rohil H Bistaman, yang dilaksanakan di Batu 7.

" Hari ini kami bersama pak Bupati  melakukan gotong royong bersama dengan agenda Penanaman pohon Ketapang sebanyak 100 batang, menanam bunga Alamanda/trompet kuning, serta pembersihan parit dan pemotongan rumput. adapun kegiatan ini dalam rangka gotong royong bersama petugas kebersihan dan Taman Batu 7," Jelas Suwandi.

Suwandi juga mengatakan bahwa kegiatan gotong royong bersama bersih parit dan pemotongan rumput tersebut adalah kegiatan gotong royong rutin yang dilakukan oleh petugas dinas lingkungan hidup dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, serta mencegah banjir. 

" Dengan dilaksanakan gotong royong ini di harapkan lingkungan dan kebersihan kota bagansiapiapi dapat terpelihara dengan baik, sehingga tamu -tamu yang datang dari luar daerah menimbulkan kesan yang baik, untuk itu mari kita jaga kebersihan lingkungan kita dengan membuang sampah pada tempatnya," Ucap Suwandi.

Disamping ini Suwandi juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Rohil H Bistamam yang telah ikut turun langsung untuk memimpin pembersihan parit dan penataan taman serta Penanaman pohon, ia mendoakan semoga Bupati Rohil H Bistamam Dimudahkan segala urusan dan diberikan kesehatan. ***

Editor : Chandra

Ad Placement

Pekanbaru

Advertorial

DPRD